fkip.upiyptk.id

Laboratorium BK FKIP UPI YPTK Bersiap Raih Lisensi Sertifikasi Asesmen BK

Padang – Laboratorium Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPI YPTK Padang tengah mempersiapkan diri menjadi laboratorium yang memiliki lisensi layanan asesmen bimbingan dan konseling. Upaya tersebut ditandai dengan keikutsertaan Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UPI YPTK, Ridho Rismi, A.Md., S.Pd., M.Pd., Kons., dalam Pelatihan Sertifikasi Asesmen Bimbingan dan Konseling bagi Konselor Pendidikan Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Malang selama 40 hari.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas Laboratorium BK FKIP UPI YPTK dalam menyediakan layanan asesmen yang profesional, terstandar, dan berbasis data. Setelah memperoleh lisensi, laboratorium ini diproyeksikan mampu menyelenggarakan berbagai layanan asesmen, mulai dari tes inteligensi (IQ), tes kepribadian, tes minat dan bakat, tes kreativitas, hingga berbagai instrumen asesmen psikopedagogis lainnya sesuai kewenangan yang dimiliki.

Menjawab Kebutuhan Pendidikan yang Semakin Kompleks

Perkembangan dunia pendidikan menuntut layanan bimbingan dan konseling tidak lagi hanya berfokus pada penyelesaian masalah peserta didik. Guru BK kini dituntut mampu memetakan potensi, karakter, gaya belajar, hingga arah pengembangan karier siswa melalui data asesmen yang valid.

Perubahan orientasi pendidikan dari sekadar memenuhi kebutuhan sosial menuju pengembangan sumber daya manusia menjadikan asesmen sebagai salah satu fondasi penting dalam proses pendampingan peserta didik. Data hasil asesmen memungkinkan guru BK menyusun layanan yang lebih tepat sasaran, sekaligus membantu sekolah mengambil keputusan berbasis bukti.

Mendukung Implementasi Pembelajaran Mendalam

Kehadiran layanan asesmen yang terstandar juga relevan dengan arah kebijakan pendidikan yang menekankan pembelajaran mendalam (deep learning). Pendekatan ini mendorong peserta didik tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, berkreasi, serta mampu menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi kehidupan.

Dalam konteks tersebut, asesmen BK berfungsi sebagai instrumen untuk mengenali karakteristik, kebutuhan belajar, dan potensi setiap peserta didik. Informasi tersebut menjadi dasar bagi guru BK, guru mata pelajaran, maupun orang tua dalam memberikan pendampingan yang sesuai dengan perkembangan masing-masing siswa.

Selain aspek akademik, asesmen juga membantu mengidentifikasi penguatan karakter, seperti kemandirian, inisiatif, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta keterampilan sosial yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi abad ke-21.

Memperkuat Peran Laboratorium BK

Apabila lisensi sertifikasi berhasil diperoleh, Laboratorium BK FKIP UPI YPTK akan memiliki kapasitas yang lebih luas dalam memberikan layanan asesmen kepada sekolah maupun masyarakat. Layanan tersebut diharapkan mampu mendukung proses need assessment, pemetaan potensi peserta didik, penentuan layanan pengembangan diri, hingga memberikan rekomendasi dalam perencanaan pendidikan dan karier siswa.

Keberadaan laboratorium yang didukung sumber daya manusia tersertifikasi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling.

Komitmen Peningkatan Mutu

Keikutsertaan dalam pelatihan sertifikasi ini menjadi salah satu langkah strategis FKIP UPI YPTK untuk memperkuat kualitas pendidikan, baik dalam pengembangan akademik maupun layanan profesional di bidang bimbingan dan konseling.

Melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta pengembangan Laboratorium BK yang memiliki lisensi asesmen, FKIP UPI YPTK menegaskan komitmennya menghadirkan layanan bimbingan dan konseling yang lebih profesional, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat peran institusi di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi sekolah dalam mengoptimalkan pengembangan potensi setiap siswa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top